Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Tari Tungal Lingkuda Dinobatkan Sebagai Warisan Takbenda Indonesia
Pemprov Kaltara

Tari Tungal Lingkuda Dinobatkan Sebagai Warisan Takbenda Indonesia

17/11/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

JAKARTA – Tari Tungal Lingkuda, salah satu tarian tradisional dari suku Tidung di Kalimantan Utara (Kaltara), resmi dinobatkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia pada acara Apresiasi Warisan Budaya Indonesia (AWBI) Tahun 2024 oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Sabtu (16/11) malam.

Tari Tungal Lingkuda dikenal dengan gerakan dinamis yang menggambarkan kekuatan, kelincahan, dan keharmonisan antara manusia dan alam. Tari ini biasanya dibawakan dalam upacara adat, perayaan panen, atau penyambutan tamu penting.

Hadir dalam penobatan WBTB, Pjs. Gubernur Kaltara Togap Simangunsong mengungkapkan rasa syukur atas pengakuan tersebut dan berkomitmen terus melestarikan warisan budaya daerah yang kaya akan nilai-nilai tradisional dan spiritual.

“Kami sangat bangga bahwa Tari Tungal Lingkuda mendapatkan pengakuan sebagai warisan takbenda Indonesia. Ini adalah bukti nyata pentingnya menjaga dan mengenalkan budaya kita kepada dunia,” kata Togap.

Tari Tunggal Lingkuda sendiri merupakan simbol dari keragaman budaya Indonesia, yang melibatkan kombinasi gerakan tubuh yang ekspresif dengan iringan musik tradisional.

Dikatakan, tarian ini bukan hanya sebuah sekedar pertunjukan seni, namun juga sarat dengan pesan sosial dan spiritual yang mengajarkan pentingnya keberanian, kekuatan, dan kerjasama dengan alam.

“Tari ini diturunkan secara turun-temurun dalam masyarakat Tidung, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya mereka,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Menteri Fadli Zon mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kekayaan budaya lokal dan mendorong generasi mendatang untuk mengenal dan mencintai warisan leluhur mereka.

“Melestarikan budaya adalah tanggung jawab bersama, agar kita tetap memiliki akar yang kuat di tengah arus globalisasi yang semakin deras,” ujar Fadli Zon.

Sebagai warisan budaya takbenda, Tari Tungal Lingkuda kini resmi tercatat dalam daftar warisan budaya Indonesia dan diharapkan dapat lebih dikenal di kancah internasional. (adv)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

ESDM Kaltara Terima Usulan Listrik Desa, Azis: PLTS Lebih Ideal Dibanding Mikrohidro

21/01/20262 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.