TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayahnya. Mengingat kondisi geografis yang menantang, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara kini mengandalkan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi paling ideal.
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Kaltara, Azis, menjelaskan bahwa posisi Kaltara yang berada di garis khatulistiwa memberikan keuntungan besar. Paparan sinar matahari yang stabil sepanjang tahun menjadikan teknologi surya jauh lebih efektif dan fleksibel ketimbang sumber energi lainnya.
“Kami terus menerima proposal dari desa-desa yang mendesak permohonan penerangan. Ini menunjukkan betapa besarnya harapan masyarakat akan kehadiran listrik,” ujar Azis di Tanjung Selor, Selasa (9/12/2025).
Hingga saat ini, Pemprov Kaltara mencatat lebih dari lima desa telah mengirimkan usulan resmi untuk pengadaan infrastruktur listrik, di antaranya:






