Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Pemprov Kaltara Audiensi dengan KKP Guna Tingkatkan Nilai Ekonomi Perikanan Budidaya
Pemprov Kaltara

Pemprov Kaltara Audiensi dengan KKP Guna Tingkatkan Nilai Ekonomi Perikanan Budidaya

22/10/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) yang dipimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs.) Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong mendatangi Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membahas beberapa hal tentang perikanan budidaya di Kaltara pada hari Selasa (22/10) pagi.

Bertempat di Gedung Mina Bahari IV, Togap dan rombongan disambut oleh Direktur Rumput Laut, Nono Hartanto dimana salah satu fokus pembahasan audiensi tersebut adalah produk unggulan rumput laut di Kaltara.

Togap menjelaskan alasan audiensi tersebut diantaranya adalah mencoba mengenalkan potensi perikanan budidaya di Kaltara secara langsung agar KKP dapat melihat dan menilai apa yang dapat ditingkatkan dari hasil perikanan budidaya di Kaltara.

“Kita disini ingin agar nilai ekonomi komoditas perikanan kita bisa meningkat,” terang Togap.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kaltara, Rukhi Syayahdin menyampaikan beberapa komoditas unggulan hasil perikanan di Kaltara yaitu rumput laut, udang windu, bandeng, dan kepiting.

Khususnya rumput laut, kendala dan tantangan Kaltara diantaranya adalah letak geografis serta cuaca dan iklim yang memaksa petani bersama pemerintah harus memiliki langkah khusus agar harga jual rumput laut tidak merongsok turun dengan drastis.

Nono Hartanto menjelaskan bahwa penanganan rumput laut tidak bisa disamakan dengan daerah lain mengingat kondisi cuaca dan luasan lahan di Kaltara berbeda sehingga perlu perlakuan khusus.

“Memang kalau luasan lahan terbatas dan cuaca tidak menentu, hasil produksi rumput laut tidak bisa maksimal karena akan berpotensi merusak rumput laut itu sendiri,” kata Nono saat memberikan penjelasan.

Namun meskipun banyak tantangan, dengan masa jabatan Pjs. Gubernur yang hanya 2 bulan Togap terus berupaya memberikan dorongan kepada Pemprov Kaltara agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas pekerjaan pemerintah. (ADV)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

ESDM Kaltara Terima Usulan Listrik Desa, Azis: PLTS Lebih Ideal Dibanding Mikrohidro

21/01/20262 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.