Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Kepala ESDM Kaltara: Proyek ‘Kaltara Terang’ Adalah Solusi Energi Bersih dan Peningkatan Ekonomi Desa
Pemprov Kaltara

Kepala ESDM Kaltara: Proyek ‘Kaltara Terang’ Adalah Solusi Energi Bersih dan Peningkatan Ekonomi Desa

13/11/20252 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) masih menghadapi tantangan besar terkait akses listrik. Banyak desa di wilayah perbatasan yang sulit dijangkau dilaporkan masih bergantung pada generator set (genset) berbiaya tinggi, bahkan sebagian warganya belum pernah tersentuh listrik.

Menanggapi kondisi ini, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltara meluncurkan Proyek Perubahan “Kaltara Terang di Perbatasan Negeri.”

Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan, ST., M.Si, menyatakan komitmennya untuk mempercepat elektrifikasi di wilayah tersebut menggunakan energi bersih.

“Kami berkomitmen menghadirkan energi bersih berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) untuk mempercepat elektrifikasi,” ujar Yosua Batara.

Proyek ini tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik semata, namun juga bertujuan menciptakan dampak berganda (multiplier effect) bagi masyarakat, yaitu:

  • Membuka akses pendidikan dan kesehatan.

  • Memperluas jangkauan telekomunikasi.

  • Menciptakan peluang usaha baru.

Yosua Batara menekankan bahwa program “Kaltara Terang di Perbatasan Negeri” dibangun di atas fondasi regulasi yang kuat, pendanaan multi-sumber, dan kolaborasi lintas sektor. Langkah nyata ini diharapkan mampu menerangi perbatasan, menggerakkan ekonomi desa, sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Lebih lanjut, pemerataan listrik ini diharapkan dapat mendukung transformasi digital di perbatasan.

“Dengan pemerataan listrik, tentu juga akan memberikan dampak terutama akses telekomunikasi, baik melalui pembelajaran sistem daring, zoom meeting, dan peningkatan pemasaran produk bagi pelaku usaha melalui promosi online,” tutup Yosua.

Dinas ESDM Kaltara optimis bahwa penggunaan energi terbarukan akan menjadi kunci untuk mengurangi biaya operasional listrik yang selama ini membebani masyarakat perbatasan.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

ESDM Kaltara Terima Usulan Listrik Desa, Azis: PLTS Lebih Ideal Dibanding Mikrohidro

21/01/20262 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.