Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » DKISP Gelar Bimtek Manajemen Resiko SPBE Lingkup Pemprov Kaltara
Pemprov Kaltara

DKISP Gelar Bimtek Manajemen Resiko SPBE Lingkup Pemprov Kaltara

20/11/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Verifikasi Isian Data Manajemen Resiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk lingkup Pemprov Kaltara di ruang rapat lantai 1 Kantor Gubernur lama.

Plt. Kepala DKISP, H. Iskandar, S.IP, M.Si, dalam hal ini diwaliki Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika, Deddy Harryady, S.Kom dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama adalah untuk memastikan bahwa risiko-risiko yang mungkin muncul dalam implementasi SPBE dapat diminimalkan atau dikendalikan sehingga tidak mengganggu kinerja dan tujuan dari SPBE itu sendiri.

“Manajemen Resiko adalah untuk mengatasi resiko – resiko yang terjadi dalam SPBE. Karena SPBE luas jadi misalkan terjadi kebakaran, kebanjiran di gedung itu sudah menjadi resiko SPBE,” kata Deddy.

Selain itu Bimtek Manajemen Risiko SPBE bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perangkat daerah dalam mengelola manajemen risiko yang terkait dengan SPBE di instansinya.

Lanjutnya, ini menjawab tantangan terhadap perkembangan teknologi yang terus berkembang, dan guna mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparansi, akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas.

Deddy menjelaskan bagi semua kabupaten/kota dan provinsi akan selalu ada evaluasi untuk penilaian SPBEnya.Pada masing – masing provinsi dan kabupaten/kota beda – beda kampus yang menjadi evaluatornya.

“Seperti tahun 2023 lalu untuk Pemprov Kaltara penilaian oleh evaluator dari Universitas Indonesia (UI) dan pada tanggal 22 Oktober Tahun 2024 penilaian SPBE dari kampus Universitas Kristen Petra Surabaya,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan terus berupaya meningkatkan kualitas penanganan manajemen resiko SPBE.

“Kita berharap semua OPD bisa mengikuti bimtek ini dengan baik sehingga bisa mengerti cara penanganan manajemen resiko SPBE.” (ADV)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

ESDM Kaltara Terima Usulan Listrik Desa, Azis: PLTS Lebih Ideal Dibanding Mikrohidro

21/01/20262 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.