Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Perpustakaan Kaltara Dorong Pengembangan Perpustakaan Desa Melalui Konsep Inklusi Sosial
Pemprov Kaltara

Perpustakaan Kaltara Dorong Pengembangan Perpustakaan Desa Melalui Konsep Inklusi Sosial

28/11/20242 Mins Read
Foto : Ilham Zain
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

TANJUNG SELOR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan perpustakaan desa melalui pendekatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Utara, Ilham Zain.

Menurut Ilham, TPBIS merupakan konsep strategis yang bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan pendekatan ini, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang untuk belajar, berbagi informasi, dan meningkatkan keterampilan masyarakat desa.

“Kami mendorong pengelola perpustakaan desa untuk berinovasi, menjadikan perpustakaan sebagai motor penggerak inklusi sosial di desa masing-masing. Untuk itu, kami memberikan bimbingan teknis kepada para pustakawan atau pengelola perpustakaan desa agar mereka lebih siap menjalankan peran ini,” ujar Ilham, pada pekan ini.

Selain memberikan bimbingan teknis, Dinas Perpustakaan Kaltara juga aktif mengajak pemerintahan desa untuk mendukung program ini secara anggaran.

“Kami berharap pemerintah desa dapat mengalokasikan anggaran dari APBDes untuk pengembangan perpustakaan desa, sehingga peran dan fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan pemberdayaan masyarakat dapat lebih optimal,” tambahnya.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas desa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana peningkatan kualitas hidup warganya.

Langkah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Utara ini sejalan dengan visi untuk menjadikan perpustakaan sebagai agen perubahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan perpustakaan desa dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakatnya,” ujar Ilham Zain. (adv)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

ESDM Kaltara Terima Usulan Listrik Desa, Azis: PLTS Lebih Ideal Dibanding Mikrohidro

21/01/20262 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.