Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Wujudkan Keadilan Sosial Bagi Warga Perbatasan Negara, Paslon ‘BAHAGIA’ Janjikan Pemekaran Wilayah 4 Nunukan
Advertorial

Wujudkan Keadilan Sosial Bagi Warga Perbatasan Negara, Paslon ‘BAHAGIA’ Janjikan Pemekaran Wilayah 4 Nunukan

14/11/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

FOKUS KALTARA – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan 2024 – 2029, Basri – Hanafiah (BAHAGIA), menjanjikan pemekaran daerah untuk wilayah 4 Nunukan. Hal itu demi mewujudkan keadilan sosial terhadap warga pelosok terisolir, di perbatasan RI – Malaysia.

Ketua Tim Pemenangan ‘BAHAGIA’, La Dulah mengatakan, saat ini, ketimpangan pembangunan dan kesenjangan dari banyak sektor, antara warga pedalaman Nunukan dan warga di wilayah perkotaan, masih sangat mencolok.

Dari hasil kunjungan Paslon Bahagia ke sejumlah pelosok yang berbatasan langsung dengan Malaysia, tutur La Dulah, kondisi infrastruktur masih jauh dari kata layak.

Akses jalan utama ibarat bumi dan langit, jika dibandingkan di pusat Kota Nunukan.

Terlihat pengaspalan jalan raya yang terus menerus dikebut, di areal kota. Sementara akses jalan di perbatasan Negara yang merupakan domain Pemkab Nunukan, masih tetap terbiar.

Pembentukan DOB di wilayah 4 Nunukan, memiliki urgensi yang tinggi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pemekaran ini, diharapkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan infrastruktur, dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga masyarakat di wilayah tersebut, dapat merasakan manfaat yang lebih merata.

Selain itu, pembentukan DOB juga dianggap strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan yang selama ini ‘dianaktirikan’ tersebut.

Dari sisi pemerintahan, pemekaran wilayah ini dinilai akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan birokrasi pemerintahan.

Dengan wilayah yang lebih kecil, pemerintah dapat lebih optimal dalam mengelola dan mengawasi wilayahnya, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Lebih jauh lagi, pembentukan DOB ini juga bertujuan untuk menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.

Dengan adanya DOB, diharapkan pembangunan tidak hanya terfokus di satu area, tetapi dapat tersebar secara merata di seluruh wilayah yang masuk dalam DOB. (ESD)

Diolah dari sumber : kabarnunukan.com

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

Koperasi Desa di Nunukan Berharap Kebijakan Baru Tak Ganggu Usaha Warga

29/06/20264 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.