Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 8/MBC, Serahkan Dua Bayi Beruang Madu ke BKSDA Tarakan
Nunukan

Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 8/MBC, Serahkan Dua Bayi Beruang Madu ke BKSDA Tarakan

02/08/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

NUNUKAN – Sebanyak dua ekor bayi beruang madu yang ditemukan warga diserahkan oleh Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 8/MBC ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Tarakan, Kalimantan Utara.
“Ada dua bayi beruang madu yang ditemukan warga dan anggota kami di tengah hutan, yang pertama ditemukan di Tembalang Kecamatan Tulin Onsoi dan kedua di daerah Kecamatan Lumbis’’ ujar Dansatgas Pamtas RI – Malaysia, Yonarhanud 8/MBC Letkol Arh Iwan Hermaya, Jumat (2/8/2024).
Iwan mengatakan bayi beruang tersebut, tidak menunjukkan gelagat sebagai binatang buas. Selama hampir sepekan berada di markas komando taktis Satgas Pamtas, Seimenggaris.
Hewan yang masuk dalam kategori satwa yang dilindungi tersebut, justru bersikap manja ketika berada dalam gendongan manusia.
‘’Kalau lapar, kita kasih minum susu bayi. Susu formula bubuk gitu. Makannya pisang, bayi beruang itu suka sekali makan pisang’’ tuturnya.
Sebenarnya tingkah menggemaskan nan lucu dari kedua bayi beruang menjadi hiburan tersendiri bagj prajurit Yonarhanud 8/MBC, yang mulai memasuki bulan terakhir penugasan di Nunukan ini.
Bayi berbulu lebat tersebut, diperlakukan seolah boneka hidup, dan seakan menjadi pengobat rindu para prajurit terhadap tingkah lucu anak anak mereka di kampung halaman.
‘’Makanya waktu kita serahkan ke BKSDA, banyak prajurit sedih. Tidak rela berpisah dengan bayi beruang. Memang tingkahnya lucu dan cukup menggemaskan. Apalagi digendong siapa saja selalu nurut’’ lanjutnya.
Iwan bersyukur, warga perbatasan RI – Malaysia, cukup mengerti dan memahami bagaimana memperlakukan satwa dilindungi.
Mereka dengan suka rela menyerahkan ke Pos Jaga Satgas Pamtas, berharap bayi beruang tersebut, diperlakukan layak, dan diberikan tempat nyaman dibanding berada dalam hutan yang berpotensi menjadi target pemburu, atau dimangsa hewan buas lain.
‘’Alhamdulillah saya bersyukur, artinya anjangsana dan silaturahmi yang dilakukan prajurit dengan masyarakat memberikan edukasi serta membuahkan pemahaman dan mempererat ikatan persaudaraan. Masyarakat memahami ada binatang yang boleh diburu, ada juga yang tidak boleh. Salah satu contohnya beruang madu. Semoga habitat mereka masih lestari di hutan perbatasan RI – Malaysia ini,’’ kata Iwan. (ESD)

News
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

Koperasi Desa di Nunukan Berharap Kebijakan Baru Tak Ganggu Usaha Warga

29/06/20264 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.