Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Mengenal Kajari Nunukan Fatoni Hatam, Jaksa Yang Akrab Dengan Kerusuhan SARA Di Tempat Penugasan
Hukrim

Mengenal Kajari Nunukan Fatoni Hatam, Jaksa Yang Akrab Dengan Kerusuhan SARA Di Tempat Penugasan

17/07/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

NUNUKAN – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nunukan, Kalimantan Utara, Teguh Ananto, menyelesaikan tugasnya di Nunukan, dan diganti dengan Kajari baru, Fatoni Hatam.

Kedatangan Fatoni Hatam, menjadi angin segar dan harapan baru bagi masyarakat yang menunggu kelanjutan kasus dugaan penyelewengan anggaran Covid-19 di RSUD Nunukan.

Lalu bagaimana sosok Kajari Fatoni Hatam?

Fatoni Hatam, lahir di Tanah Abang, DKI Jakarta, pada 2 Februari 1970. Budaya dan tradisi Betawi cukup melekat pada diri petugas Adyaksa yang cukup akrab dengan kasus-kasus kerusuhan SARA ini.

Ia mengawali karirnya sebagai jaksa fungsional di kota Serang, dan mendapat penugasan ke Kejari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada 8 Februari 2001.

‘’Sepuluh hari saya bertugas sebagai Kasubsi Pidsus disana, sepuluh hari kemudian, tepatnya 18 Februari 2001, pecah kerusuhan antara Madura dan Dayak di Sampit. Saya mengurusi beberapa sidang kasusnya,’’ ujar Fatoni, ditemui, Selasa (9/7/2024) kemarin.

Ia menjalankan tugas sebagai Kasubdi Pidana Khusus di Kejari Pangkalan Bun hingga 2022.

Selanjutnya, Fatoni pindah ke Palangkaraya sebagai Kasi Pidus hingga tahun 2007.

Kemudian bertugas di Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai Kasi Wilayah 1/Bagian Pidana Umum selama sekitar 1 tahun 7 bulan.

Pada 2008, ia kembali dipindah tugaskan ke Kejati DKI Jakarta, sebagai Kasi Penyidikan/Pidsus.

‘’Dan tahun 2010, saya pindah ke Kejagung di Gedung Bundar, sebagai Satgassus Tipikor. Saya bertugas 9 tahun di Satgassus, sampai awal 2019,’’ imbuhnya.

Pada Oktober 2019, Fatoni ditugaskan di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai koordinator pidsus. Sebuah tahapan jabatan sebelum menjadi Kajari.

‘’Baru tiga hari saya bertugas di Penajam, meletus lagi kerusuhan Paser pada 16 Oktober 2019. Saya kembali menangani beberapa sidang SARA. Bisa dikatakan saya akrab dengan kasus SARA. Tapi saya berharap tidak ada terjadi kasus SARA lagi,’’ kata dia.

Ia pun menjalani tugas sebagai Kajari pertama di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai Kajari, Fatoni cukup terkesan dengan keindahan pemandangan Maumere. Aroma lautan dan kedamaian di Kota Tanah Sikka ini menimbulkan kesan mendalam.

Penugasan sebagai Kajari di Sikka, dikukuhkan dengan tongkat komando yang dibuat dari tulang paus, yang selalu ia bawa sebagai kenang kenangan.

Saat ini, Fatoni bertugas di Kabupaten Nunukan, dengan harapan membawa harapan penegakan hukum yang adil tak pandang bulu.

‘’Kita boleh menuntut bersalah pelaku kejahatan, tapi jangan zalim. Itu yang saya tekankan. Jangan zalim, karena do’a orang terzalimi itu makbul. Kalau tidak berimbas ke kita, keturunan kita yang akan menerima dampaknya,’’ pesan Fatoni. (Sumber Kabar Nunukan)

 

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Gagal Panen Karena Rumput Laut Dicuri, Petani Rumput Laut Di Sebatik Polisikan Temannya

14/11/20242 Mins Read

Ratusan Barang Elektronik Dan Baju Bekas Asal Malaysia Diamankan APH Di Pulau Sebatik

14/11/20241 Min Read

Tiga Pemakai Sabu Sabu Diringkus Polisi

14/11/20241 Min Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.