Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Larangan Bensin Malaysia Dikeluhkan Nelayan Dan Pembudidaya Rumput Laut Nunukan, Berharap Ada APMS Khusus Nelayan
Ekonomi

Larangan Bensin Malaysia Dikeluhkan Nelayan Dan Pembudidaya Rumput Laut Nunukan, Berharap Ada APMS Khusus Nelayan

18/07/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

NUNUKAN – Larangan penjualan bensin eceran dari Tawau – Malaysia di Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltara, berimbas pada nelayan dan pembudidaya rumput laut di Mansapa, Nunukan Selatan.

Hal tersebut, disuarakan dalam aksi demonstrasi Aliansi Petani Rumput Laut di Gedung DPRD Nunukan, Senin (15/7/2024).

‘’Selama ini kalau kami tidak kebagian Pertalite saat mengantre di APMS, kami pergi ke Sebatik beli BBM Tawau. Sekarang sulit sudah dapat bensin Tawau. Tolong tidak usah ada pelarangan jual bensin Tawau,’’ ujar salah satu perwakilan pendemo dari Mansapa, Nunukan Selatan, Muirfan.

Muirfan mengaku ia dan dan para nelayan/pembudidaya rumput laut kerap kesulitan mendapatkan Pertalite.

‘’Dan jalannya adalah ke Sebatik, beli BBM Tawau. Tidak perlu antre karena banyak yang jual di sana,’’ lanjutnya.

Dia berharap pemerintah mendorong terbentuknya APMS khusus nelayan.

‘’Tarakan ada seperti itu, kami berharap Nunukan juga ada,’’ harapnya.

Untuk diketahui, masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan BBM pasca keluar Surat Edaran dari Polsek Sebatik Timur, Nomor : B/79/Reskrim/Polsek/Sebatik Timur/Polres Nunukan/Polda Kaltara, tentang imbauan dan larangan menjual/membeli minyak (Bensin) Malaysia.

Kapolsek Sebatik Timur, AKP Wisnu Bramantyo, mengakui, pada dasarnya, kebijakan larangan penjualan bensin eceran Malaysia, menjadi sebuah dilematis.

Akan tetapi, menjamurnya bensin eceran Malaysia, selalu dikeluhkan pemilik APMS, yang terus menerus mengadu dan meminta ketegasan Polisi dengan dalih pihak APMS sanggup mencukupi stok BBM di Pulau Sebatik.

Wisnu menambahkan, imbauan ini, seharusnya menjadi bahan pemikiran para stake holder untuk merumuskan solusi menjamurnya bensin Malaysia yang dijual secara eceran.

Warga Sebatik, mengambil BBM di Malaysia dengan jerigen yang tidak masuk manifest kapal, dengan alasan dari dulu hal tersebut berlaku.

BBM tersebut, dijual dengan harga eceran Rp 10.000 per botol, sama dengan harga bensin di APMS, yang dibanderol Rp 10.000 per liter.

Baca Juga:  Angka Penduduk Miskin dan Pengangguran di Nunukan Turun di Masa Pandemi Covid-19, Ini Sebabnya

‘’Ketika Pulau Sebatik semakin banyak BBM Malaysia, kuota dari BBM lokal tidak akan bisa bertambah. Kalau sudah ketergantungan dengan BBM Malaysia, dan suatu saat terjadi pengetatan wilayah, warga Pulau Sebatik akan kebingungan mendapat BBM. Itu yang perlu difikirkan,’’ tegas Wisnu.

Terpisah, Anggota DPRD Nunukan Dapil Sebatik, Hamsing menegaskan, butuh sebuah forum khusus untuk menjawab permintaan masyarakat terhadap pencabutan larangan penjualan bensin eceran Tawau.

‘’Pada dasarnya saya juga kurang setuju atas pelarangan ini, karena masyarakat kita dimudahkan dengan adanya BBM Tawau. Tapi yang perlu dipikirkan lagi, ketika Sebatik dipenuhi bensin Malaysia, terjadi pengetatan wilayah, dan kuota Pertamina untuk kita berkurang, siapa yang akan bertanggung jawab,’’ kata Hamsing. (Sumber Kabar Nunukan)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Kurs Ringgit Malaysia Naik, Harga Sembako Di Perbatasan Terus Melonjak

25/10/20241 Min Read

Kurangi Pengangguran, Pemkab Nunukan Gandeng Sejumlah Perusahaan Membuka 474 Lowongan Kerja

15/08/20241 Min Read

Sambut Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Nunukan Buka Bazar Sembako Permudah Kebutuhan Warga Perbatasan

18/07/20242 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.