Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Gagas Program ‘Kaltara Terang’, Yosua Batara Payangan Targetkan Desa Perbatasan Bebas Gelap di 2030
Pemprov Kaltara

Gagas Program ‘Kaltara Terang’, Yosua Batara Payangan Targetkan Desa Perbatasan Bebas Gelap di 2030

24/12/20252 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Yosua Batara Payangan, berkomitmen mengubah wajah wilayah perbatasan negara menjadi terang benderang. Melalui gagasan strategis bertajuk program ‘Kaltara Terang di Perbatasan Negeri’, Yosua menargetkan percepatan elektrifikasi di daerah pelosok guna mendongkrak produktivitas warga dan menekan angka kemiskinan.

Yosua mengungkapkan bahwa masyarakat di beranda terdepan NKRI yang berbatasan langsung dengan Malaysia masih merasakan kesenjangan akses energi yang tajam. Saat warga kota menikmati listrik sebagai kebutuhan dasar, warga perbatasan justru masih menganggap listrik sebagai barang mewah.

“Banyak desa hanya mengandalkan genset dengan biaya tinggi, bahkan ada warga yang sama sekali belum menikmati listrik sepanjang hidup mereka,” ujar Yosua kepada media di Tanjung Selor.

Menyadari kondisi geografis Kaltara yang didominasi hutan lebat, pegunungan terjal, dan sungai besar, Yosua menawarkan solusi berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Program ini memprioritaskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan sistem off-grid.

Gagasan yang ia presentasikan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Jawa Tengah ini menjadi jawaban atas roadmap pembangunan perbatasan periode 2025–2030.

“Kami menyiapkan regulasi berupa Peraturan Gubernur serta skema pendanaan multi-sumber, mulai dari APBN, APBD, dana CSR, hingga kolaborasi hexahelix yang melibatkan pihak swasta dan akademisi,” jelasnya.

Yosua telah menyusun langkah konkret dalam tiga tahapan implementasi:

  1. Jangka Pendek: Pemetaan desa tanpa listrik dan pelaksanaan proyek percontohan (pilot project).

  2. Jangka Menengah: Pembangunan infrastruktur EBT di desa prioritas serta pelatihan SDM lokal agar mandiri mengelola pembangkit.

  3. Jangka Panjang: Mencapai rasio elektrifikasi 100% dan menciptakan kemandirian energi yang berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan.

Secara ekonomi, penggunaan PLTS terbukti jauh lebih hemat dibandingkan mesin diesel (PLTD). Yosua mengklaim penghematan biaya listrik rumah tangga bisa mencapai lebih dari 100% karena tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil yang mahal.

Dampak sosialnya pun luas. Listrik akan menerangi fasilitas belajar daring di sekolah, mendukung penyimpanan vaksin di Puskesmas, hingga membuka akses internet di wilayah 3T.

“Program ini bukan sekadar proyek kabel dan lampu. Ini adalah langkah nyata untuk menggerakkan ekonomi desa, meningkatkan produktivitas, dan memutus lingkaran kemiskinan di Kalimantan Utara,” tegas Yosua menutup pembicaraan.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

DKPP Perkuat Kolaborasi Verval dan PPL Demi Akurasi Data Pupuk Bersubsidi

24/07/20263 Mins Read

DKPP Turun Langsung Periksa Empat Sapi Usai Laporan Warga Nunukan

22/07/20263 Mins Read

TBM Patok Dua Perkuat Karakter dan Literasi Generasi Muda Perbatasan

15/07/20263 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.