Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Suplai Energi KIHI, PLTA Mentarang Jadi Motor Utama Kawasan Industri Hijau Terbesar ASEAN
Pemprov Kaltara

Suplai Energi KIHI, PLTA Mentarang Jadi Motor Utama Kawasan Industri Hijau Terbesar ASEAN

21/12/20252 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

BULUNGAN – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersiap memiliki salah satu pembangkit listrik ramah lingkungan terbesar di Indonesia. PLTA Sungai Kayan Mentarang yang berlokasi di Kabupaten Malinau kini terus menunjukkan progres pembangunan guna memenuhi ambisi transisi energi nasional.

Dengan kapasitas raksasa mencapai 1.375 MW, PLTA ini diproyeksikan menjadi pemasok utama energi bersih bagi Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning, yang digadang-gadang sebagai kawasan industri hijau terbesar di Asia Tenggara.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Ir. Yosua Batara Payangan, mengungkapkan bahwa proyek ini memegang peranan vital dalam mencapai target bauran energi primer di Kaltara pada tahun 2030 dan 2034.

“PLTA Mentarang pada tahun 2030 diharapkan sudah bisa beroperasi secara optimal,” ujar Yosua saat memberikan keterangan di Bulungan.

Meski belum merinci angka pasti persentase capaian fisik, Dinas ESDM memastikan bahwa pengerjaan di lokasi terus berjalan secara masif. Selain konstruksi bendungan pembangkit, pihak pengembang juga tengah mempersiapkan infrastruktur transmisi.

“Mereka terus bergerak di lokasi pembangunan. Rencananya, akan segera dibangun Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 500 kV dari Mentarang menuju pusat-pusat beban, salah satunya ke KIHI,” jelasnya.

Kehadiran PLTA Mentarang bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan simbol percepatan transisi energi di Kalimantan Utara. Integrasi antara sumber energi air (hydro) dan kawasan industri manufaktur diharapkan dapat menciptakan ekosistem industri yang rendah emisi dan kompetitif secara global.

“Dalam percepatan transisi energi, PLTA Mentarang memiliki andil besar sebagai penyedia energi ramah lingkungan. Kami berharap pembangunannya berjalan optimal sesuai target,” pungkas Yosua.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

DKPP Perkuat Kolaborasi Verval dan PPL Demi Akurasi Data Pupuk Bersubsidi

24/07/20263 Mins Read

DKPP Turun Langsung Periksa Empat Sapi Usai Laporan Warga Nunukan

22/07/20263 Mins Read

TBM Patok Dua Perkuat Karakter dan Literasi Generasi Muda Perbatasan

15/07/20263 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.