Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Tanggapan Abhe Terkait Puluhan Ekor Sapi Bantuan Yang Mati Di Nunukan
Nunukan

Tanggapan Abhe Terkait Puluhan Ekor Sapi Bantuan Yang Mati Di Nunukan

17/07/20242 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

NUNUKAN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, Andi Muhammad Akbar Djuarzah alias Abhe, meminta Kelompok Tani Pelangi Perbatasan bertanggung jawab atas kematian 54 ekor sapi bantuan yang diterimanya.

‘’Sudah seharusnya kelompok tani selaku yang mengusulkan dan bermohon untuk pengembangan ternak sapi, bertanggung jawab atas kasus kematian sapi-sapi bantuan itu,’’ ujarnya, dihubungi, Selasa (2/7/2024).

Menurutnya, penerima hibah tidak bisa berlepas diri dari kematian sapi tersebut, dengan alasan apa pun.

Karena sebagai pihak pengusul dan pemohon, Pelangi Perbatasan, seharusnya siap dengan segala konsekuensinya.

‘’Seharusnya kelompok taninya berpikir untuk pengembangan mandiri tanpa mengharap bantuan pemerintah. Kan pengadaan bibit sapi usulan dia, ada kandang, pakan, lengkap,’’ imbuhnya.

Abhe menjelaskan, bantuan 57 ekor sapi, berasal dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltara 2023.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltara, dirinya memperjuangan usulan masyarakat agar terkomodir dalam batang tubuh APBD Provinsi, selanjutnya dialokasikan ke Pemerintah Daerah melalui OPD tekhnis.

‘’Saya sebagai Anggota DPRD Kaltara sebatas memperjuangkan usulan. Setelah terakomodir, tekhnisnya kembali ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Nunukan. Kami gak bisa campuri tekhnisnya,’’ tegasnya.

Program atau usulan pengembangan binatang ternak, merupakan program unggulan Pemprov Kaltara.

Ia mencontohkan, ada peternak yang berhasil mengembangbiakkan kambing di Kabupaten Bulungan, yaitu bapak Ase.

Seluruh kegiatannya, terdokumentasikan dalam medsos. Sehingga proses pengembangbiakan tersebut, menjadi salah satu pilot project Pemerintah.

‘’Kalau Nunukan ini usulannya sapi. Maka kita perjuangkanlah sapi,’’ imbuhnya.

Kata Abhe, untuk memperjelas sebab musabab matinya puluhan ekor sapi bantuan itu, ia akan segera menghubungi dan meminta pertanggung jawaban poktan Pelangi Perbatasan.

‘’Nanti saya cek kalau memang seperti itu (sapinya mati). Kita ini mengusahakan bantuan dari Pemerintah Provinsi dengan tujuan agar masyarakat bisa swasembada daging sapi. Mengembangkan ternak sapi,’’ tutupnya. (Sumber Kabar Nunukan)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

Koperasi Desa di Nunukan Berharap Kebijakan Baru Tak Ganggu Usaha Warga

29/06/20264 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

TRENDING

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read

Reses, Ramsah Janji Perjuangkan Infrastruktur Sebatik pada 2027

18/06/20263 Mins Read

Kebakaran Rumah di Sebuku Diduga Dipicu Korsleting, Warga Sempat Dengar Ledakan

30/06/20262 Mins Read

DPRD Bulungan Apresiasi Tiga Raperda, Wakil Bupati Pastikan Masukan Diakomodasi

29/06/20263 Mins Read

Amukan Api di Lokasi yang Sama: Kebakaran Toko Sembako Nunukan Jalar Cepat, Rugi Ratusan Juta

20/06/20263 Mins Read

Jalan Perbatasan Jadi Sorotan, Wagub Kaltara Dorong Percepatan Perbaikan Akses

03/07/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.