TANJUNG SELOR — Perluasan jaringan listrik hingga ke pelosok Kalimantan Utara (Kaltara) membutuhkan solusi yang menyesuaikan kondisi geografis setiap wilayah. Untuk desa-desa perbatasan yang sulit dijangkau jaringan utama PLN, Dinas ESDM Kaltara mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat sebagai alternatif penyediaan energi.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Dr. Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., mengatakan kondisi geografis dan tingginya biaya pembangunan jaringan menjadi kendala dalam memperluas akses listrik ke sejumlah desa.
Menurutnya, tidak semua wilayah memungkinkan untuk dijangkau jaringan listrik konvensional milik PT PLN. Jarak yang jauh dari jaringan utama membuat pembangunan infrastruktur membutuhkan investasi besar, sehingga kurang menarik secara bisnis bagi investor maupun PLN.
“Bagaimana caranya kita menuntaskan persoalan listrik di desa-desa perbatasan. Tidak semua lokasi memungkinkan jaringan PLN masuk,” ujar Ferdy.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltara melalui Dinas ESDM mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai alternatif penyediaan listrik bagi desa-desa terpencil.
Ferdy menjelaskan, Dinas ESDM Kaltara telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah terisolasi.
13 Desa Telah Disurvei
Sebagai bagian dari persiapan program, sebanyak 13 desa telah disurvei oleh Balai Besar Survei dan Pengkajian Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (BBSP EBTKE). .
Selain tenaga surya melalui PLTS, terdapat pula potensi pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang memanfaatkan aliran sungai kecil serta tenaga angin di daerah dengan kondisi yang mendukung.
“Potensi energi terbarukan di Kaltara sangat besar. Tinggal bagaimana kita menyesuaikannya dengan kondisi geografis dan kebutuhan masing-masing daerah,” katanya.
“Kita berharap pemerintah pusat bersama PT PLN terus memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan solusi kelistrikan berbasis energi terbarukan,” harapnya.

