Close Menu
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Pemprov Kaltara
  • Politik
  • Advertorial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Fokus KaltaraFokus Kaltara
  • Berita
  • Hukrim
  • Nunukan
  • Politik
  • Pemprov Kaltara
  • Advertorial
Home » Kaltara, Pembangkit Diesel Bertahap Beralih ke Energi Baru Terbarukan (EBT)
Advertorial

Kaltara, Pembangkit Diesel Bertahap Beralih ke Energi Baru Terbarukan (EBT)

09/07/20262 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong percepatan transisi energi bersih melalui program dedieselisasi.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Dr. Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., melalui Kepala Bidang Ketenagalistrikan. Abdul Muis mengatakan program dedieselisasi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

“Saat ini pemerintah memiliki program dedieselisasi, yaitu secara bertahap menghentikan penggunaan pembangkit diesel berbahan bakar fosil dan menggantinya dengan pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan,” kata Abdul Muis.

Pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur, teknologi serta anggaran yang memadai agar transisi energi dapat berjalan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Tidak bisa sekaligus karena memerlukan investasi yang besar.

Menurut Abdul Muis, Kaltara memiliki potensi energi terbarukan yang besar, mulai dari tenaga surya hingga tenaga air.

“Potensi EBT kita sangat besar. Persoalannya bukan pada sumber energinya, tetapi bagaimana menyiapkan pembiayaan dan pembangunan infrastrukturnya,” jelasnya.

Untuk mendukung program tersebut, Dinas ESDM Kaltara telah memetakan desa-desa isolated atau wilayah yang belum terjangkau sistem kelistrikan secara optimal. Pemetaan ini menjadi dasar pengajuan usulan kepada Kementerian ESDM untuk mendapatkan dukungan pembangunan pembangkit energi terbarukan.

“Kami sudah melakukan pemetaan desa-desa yang masih bergantung pada pembangkit diesel maupun yang belum menikmati layanan listrik secara maksimal. Data ini menjadi dasar usulan kepada pemerintah pusat,” katanya.

Abdul Muis menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM telah menyiapkan sejumlah program pengembangan pembangkit EBT di berbagai daerah, termasuk Kaltara.

Pemprov Kaltara optimistis pengembangan energi terbarukan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus menciptakan sistem kelistrikan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

ESDM Kaltara
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Malaria Jadi Perhatian Serius, Nunukan-Sabah Bangun Sistem Pengendalian Bersama

08/10/20264 Mins Read

ESDM Kaltara, Koordinasi dukung Efektivitas Kinerja Dinas di Perkuat

30/09/20262 Mins Read

ESDM Kaltara Gencarkan Sosialisasi Perizinan Air Tanah dan Mitigasi Bencana

28/09/20262 Mins Read

TRENDING

Pemkab Nunukan Lantik 7 PNS, Ini Daftar Pejabat yang Menempati Posisi Baru

27/10/20263 Mins Read

DKPP Nunukan Raih Juara III Pawai Budaya Lewat Kreasi Busana Hasil Bumi

12/10/20264 Mins Read

PAD Kaltara Diperkuat, Wagub Minta Pajak dan Retribusi Dikaji Lebih Optimal

01/09/20263 Mins Read

HIMPAUDI Sebatik Utara-Tengah Gelar Lomba Semarak Hari Anak dan HUT ke-81 RI

13/09/20264 Mins Read

Malaria Jadi Perhatian Serius, Nunukan-Sabah Bangun Sistem Pengendalian Bersama

08/10/20264 Mins Read

Warga Sebatik 40 Tahun Menanti Listrik PLN di Tengah Demam Piala Dunia 2026

19/06/20264 Mins Read

Harganas 2026, Gubernur Kaltara Serukan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Digital

29/06/20263 Mins Read

MTQ X Kaltara Hadirkan 330 Peserta, Gubernur Tekankan Nilai Qur’ani

30/06/20263 Mins Read
Fokus Kaltara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
© 2026 FOKUS KALTARA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.